post

Sepi Peminat, Real Madrid Akan Pinjamkan Bale

Real Madrid hendak merombak skuatnya di musim panas 2019. Lini serang menjadi di antara bagian yang ingin diolah Los Blancos.

Salah satu pemain yang masuk rencana Real Madrid ini ialah Gareth Bale. Winger asal Wales itu akan dijual di bursa transfer musim panas.

Real Madrid juga telah memutuskan harga Bale, yakni 130 juta euro atau selama Rp 1,95 triliun. Berdasarkan keterangan dari Los Blancos, harga tersebut layak guna pemain yang masih berada di umur emas.

Namun, Bale menegaskan tidak hendak meninggalkan Real Madrid. “Dia paling senang di sini. Gareth ialah pemain Real Madrid dan ketika ini tidak beranggapan untuk pulang ke Inggris,” kata Jonathan Barnett, agen Bale, untuk Stasiun TV Spanyol Cuatro.

Dipinjamkan

Dengan harga menjangkau Rp 2 triliun, tidak mudah untuk Real Madrid menggali klub yang hendak membeli Bale. Karena itu, Madrid sudah menyiapkan pilihan lain.

Seperti dikutip Marca, Senin (22/4/2019), Real Madrid bakal meminjamkan Bale laksana James Rodriguez ke Bayern Munchen. Gelandang timnas Kolombia tersebut dikontrak Munchen dua tahun dengan kedudukan pinjnaman. Dalam kontrak itu, Munchen melulu perlu menunaikan ke Madrid sebesar 5 juta euro atau selama Rp 76,6 miliar per musim.

Tidak melulu itu, raksasa Bundesliga ini pun membayar gaji James, yakni sebesar 8 juta euro atau selama Rp 122,6 miliar pada tahun kesatu dan 8,2 juta euro atau selama Rp 125,7 miliar di musim berikutnya. Munchen bakal dikenakan ongkos transfer sebesar 35 juta euro bila hendak permanenkan Bale.

Cara laksana ini yang akan dipungut Real Madrid andai upaya memasarkan Gareth Bale tidak membuahkan hasil.

Prioritas

Gareth Bale sudah kehilangan sokongan dari fans Real Madrid. Di samping itu, media Spanyol pun mengkritik sikap Bale ketika laga melawan Levante, Maret lalu. Saat itu, ia menampik merayakan golnya dari titik penalti bareng rekan setimnya.

Kiper Real Madrid Thibaut Courtois pun mengkritik Bale lantaran tidak menghadiri santap malam tim. Sementara eks pelatih Real Madrid John Toshack menyinggung Bale butuh belajar bahasa Spanyol untuk mengindikasikan rasa hormat untuk para fans.

Di samping hubungan yang dingin dengan fans dan teman setim, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane pun sudah meminta untuk manajemen klub guna memprioritaskan penjualan Bale pada musim panas 2019.

post

Tottenham Yakin Bisa Pertahankan Eriksen

Tottenham Hotspur meyakini dapat mencegah Cristian Eriksen gabung dengan Real Madrid. Soalnya, Spurs yakin Eriksen akan segera menandatangani kontrak panjang baru.

Seperti dikutip Goal, negoisasi kontrak antara Tottenham dengan Eriksen terus berlangsung. Gelandang Spurs yang kontraknya berakhir di 2020 memang terus dikaitkan dengan Real Madrid.

Namun Tottenham terus mendekati Eriksen guna membujuknya supaya mau perpanjang kontrak. Bahkan negoisasi sudah dilangsungkan selama setahun terakhir ini.

Sebagai pancingan, Tottenham hendak menaikkan gaji Eriksen sampai dua kali lipat. Semula gelandang enerjik asal Denmark ini menemukan gaji 75 ribu pounds dalam sepekan, bakal naik menjadi 100 ribu pounds.

Tottenham hendak masa depan Eriksen tetap di London. Mereka juga hendak menyamakan gaji gelandang asal Denmark tersebut dengan rekannya Dele Alli sehingga dapat terhindar dari bukukan Real Madrid.

Khawatir

Awalnya, Tottenham memang cemas Eriksen akan hengkang. Soalnya percakapan antara klub dengan Eriksen sempat mandeg di mula tahun.

Dia juga jadi sorotan sebab Real Madrid punya minat mendapatkan tanda tangan pemain berusia 27 tahun ini. Goal mengadukan pembicaraan kontrak antara Tottenham dengan Eriksen ketika ini berlangsung mulus.

Di luar negoisasi kontrak, Tottenham pun harus dapat meyakinkan Eriksen bila masa depannya terdapat di Liga Inggris. Tottenham mesti meyakinkan dulu dapat lolos ke Liga Champions musim depan sebab posisi mereka belum aman.

Andalan Pochettino

Eriksen pastinya sangat hendak Eriksen bertahan di Tottenham musim depan. Dia ingin supaya kartu asnya tersebut bertahan di klub asal London tersebut.

“Tentu dia tipikal pemain yang klub hendak pertahankan di masa mendatang, namun kami kini harus fokus. Pemain laksana dia selalu konsentrasi dan hendak memberi penampilan terbaik,” ujarnya.

post

Begini Kondisi Pemain MU Usai Di hantam Barcelona

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menyinggung bahwa semua pemainnya telah menghapus kekalahan dari Barcelona di perempat final Liga Champions dari memori mereka. Saat ini, skuat MU konsentrasi sepenuhnya pada Premier League dan berjuang memenuhi target mereka di saldo musim ini.

MU akan melawat ke markas Everton pada laga lanjutan Premier League, Minggu (21/4) malam WIB besok. Pertandingan tersebut jelas tidak mudah. MU mesti meraih poin sarat untuk terus berlomba mengamankan peringkat empat besar di akhir musim nanti.

Betapa tidak, kompetisi empat besar musim ini begitu sengit. Ada empat kesebelasan kuat yang memperebutkan dua lokasi tersisa. Artinya, kesebelasan mana juga yang lengah terlebih dahulu mesti menunaikan mahal dengan tidak bermain di Liga Champions musim depan.

Tetap Percaya Diri

Kegagalan di Liga Champions masih begitu terasa. Tengah pekan ini, MU takluk 0-3 ketika melawat ke Camp Nou, dan tersingkir dengan agregat 0-4. Kekalahan tersebut memang menyakitkan, namun Solskjaer mempercayai timnya tidak perlu terlampau kecewa. Bagaimanapun, MU yang kini memang belum layak dikomparasikan dengan Barcelona.

“Tentu saja ketika kamu kalah, kamu tidak senang, kamu tidak menyukainya, namun saya rasa keyakinan diri kami tidak butuh runtuh sesudah disingkirkan Barcelona,” tegas Solskjaer untuk Sky Sports.

“Itu hanyalah fakta yang menyadarkan kami soal posisi kami ketika ini. Kami telah memainkan peran kami pada dua pertandingan itu, terutama di leg kesatu dan pada mula laga di Barcelona, dan kami tahu kami tidak terlampau tertinggal.”

“Namun, masih terdapat perjalanan yang butuh kami lalui karena mereka menang telak hingga akhir,” lanjutnya.

Fokus ke Everton

Lebih lanjut, Solskjaer menegaskan bahwa ketika ini skuatnya hanya konsentrasi pada pertandingan melawan Everton besok. Dia tahu laga ini bakal sulit, dan satu-satunya teknik untuk menang ialah dengan bermain bareng sebagai kesebelasan yang konsentrasi mengejar kemenangan.

“Everton akan jadi laga yang berat, tetapi andai kami dapat berkonsentrasi dan menyusun tim guna bertahan bersama, menyerang dengan baik, mengejar aliran permainan kami, saya yakin kami dapat mendapatkan hasil yang positif.”

“Setiap pemain telah mengalihkan konsentrasi mereka pada pertandingan ini. Kami mesti bertindak bareng dan seluruh pemain kami fokus. Kami merasakan pertandingan Kamis [vs Barca] kemarin, dan telah ada waktu mencairkan diri untuk pemain yang tampil,” tandasnya.

post

Luka Jovic Ke Real Madrid, Frankfurt Dapat Durian Runtuh

Real Madrid dikabarkan paling meminati Luka Jovic. Striker Eintracht Frankfurt itu menjadi di antara prioritas utama Los Blancos di bursa transfer musim panas 2019.

Real Madrid terpikat dengan penampilan Jovic pada musim ini. Ia sudah mencetak 25 gol, delapan di antaranya di Liga Europa.

Frankfurt tak keberatan melepas Jovic ke Real Madrid. Sebab dengan menjualnya ke klub raksasa Spanyol itu, Frakfurt akan mendapat deviden yang paling besar.

Frankfurt menyebabkan Jovic dari Benfica secara permanen pada pekan ini. Klub Bundesliga itu melulu mengeluarkan ongkos sebesar 8 juta euro atau selama Rp 126 miliar.

Sementara itu, seperti dikutip Football Espana, Jumat (19/6/2019), Real Madrid berani menyerahkan 70 juta euro atau selama Rp 1,1 triliun untuk Frankfurt guna striker kelahiran Bosnia itu. Ini berarti harganya naiknya selama sembilan kali lipat.

Diminati Barcelona

Di samping Real Madrid, Luka Jovic juga digemari oleh Barcelona. El Mundo Deportivo mengklaim Barcelona hingga mengutus Eric Abidal dan Ramon Planes untuk menyaksikan permainan Jovic ketika timnas Serbia menghadapi Portugal, Maret lalu.

Tak melulu itu, Abidal, Planes, dan Pep Segura pun melanjutkan menonton penampilan Jovic ketika Frankfurt mengungguli Inter Milan di Liga Europa. The Guardian dalam laporannya mengklaim Barcelona siap menunaikan 50 juta euro atau selama Rp 785 miliar guna Jovic.

Tidak Tertarik ke Barcelona

Milan Jovic, ayah Luka Jovic, mengaku putranya tidak tertarik bergabung dengan Barcelona. “Luka punya tidak sedikit tawaran, salah satunya ialah Barca. Tapi, dia tidak tertarik sekarang,” kata Milan untuk Bild.

“Dia tidak yakin mendapat menit bermain di Barca. Yang benar ialah Luka hendak tetap di Bundesliga dan membawa Eintracht lolos ke Liga Champions,” tandasnya.

post

Pemain Liga Inggris Akan Gelar Aksi Boikot

Para pemain profesional di Liga Inggris dan Wales diminta guna sama sekali tidak memakai media sosial sekitar sehari. Aksi itu dibuka dari pukul 09.00 pagi masa-masa setempat pada Jumat (19/4/2019) sampai 09.00 keesokan harinya Sabtu (20/4/2019).

Ini sebagai format dari rencana mengerjakan boikot besar-besaran di media sosial. Boikot ini sebagai format perlawanan pemain di Liga Inggris atas aksi rasisme yang kian merajalela.

Aksi ini digawangi oleh Professional Footballers Association (PFA) alias Asosiasi Pemain Profesional. Aksi ini sendiri diberi tema #Enough alias cukup.

Namun, mereka disarankan untuk mengunggah gambar grafis bertuliskan #enough. Gambar tersebut tentunya mesti mereka unggah sebelum mengawali aksi boikot tersebut.

PFA menuliskan kampanye ini adalahrespons terhadap sebanyak insiden rasis yang ditujukan untuk para pemain dalam sejumlah bulan terakhir baik di dalam maupun luar lapangan.

Para pemain Liga Inggris bercita-cita untuk memberi desakan pada pihak berwenang dan jaringan media sosial untuk menanggulangi masalah ini dengan lebih baik.

Pernyataan PFA

“Boikot ialah langkah kesatu dalam kampanye yang lebih panjang untuk menanggulangi rasisme dalam sepakbola.”

“Ini beraksi sebagai peragaan persatuan oleh semua pemain, dan seruan untuk perbuatan yang lebih kuat dilaksanakan oleh jejaring sosial dan otoritas sepakbola dalam menanggapi pelecehan rasis baik di dalam maupun di luar lapangan.”

Penuturan Korban Rasisme

Salah satu pemain yang menjadi korban aksi rasisme ialah bek Tottenham, Danny Rose. Ia merasakan insiden tersebut saat membela timnas Inggis lawan Montenegro di ajang kualifikasi Euro 2020. Saking kesalnya ia menyatakan tidak sabar lagi guna segera pensiun.

“Ketika saya menuliskan bahwa saya tidak sabar guna berhenti, tersebut karena rasisme yang saya, dan tidak sedikit pemain lain, sudah alami di semua karir kami. Sepakbola mempunyai masalah dengan rasisme.”

“Saya tidak hendak ada pemain di masa mendatang untuk menjalani apa yang sudah saya lalui dalam karir saya. Secara kolektif, kami sama sekali tidak inginkan siaga sedangkan terlalu tidak banyak yang dilaksanakan oleh otoritas sepakbola dan perusahaan media sosial untuk mengayomi para pemain dari penyalahgunaan yang menjijikkan ini.”

post

Mohamed Salah Masuk Dalam Jajaran Orang Berpengaruh Di Dunia

Aksi gemilang Mohamed Salah di atas lapangan rupanya juga dominan pada tidak sedikit lini kehidupan. Hal ini sangat tidak terbukti dari dimasukkannya nama Mohamed Salah dalam susunan 100 orang paling dominan di dunia.

Nama Mohamed Salah masuk dalam susunan orang paling dominan di dunia pada tahun 2019 versi Majalah Times. Tentu saja ini bukan gelar sembarangan. Sebab, Majalah Times ialah salah satu publikasi yang sangat bergengsi di dunia.

Wajah penyerang yang membela klub Liverpool itu akan menjadi sampul di antara edisi eksklusif Majalah Times pada bulan April ini. Salah bakal bersanding dengan sejumlah tokoh urgen lain laksana Dwayne ‘The Rock’ Johnson, Sandra Oh, Taylor Swift, Gayle King, dan Nancy Pelosi

Representasi Tokoh Muslim

Mohamed Salah mengindikasikan performa yang luar biasa bareng Liverpool. Musim lalu, dia membawa The Reds lolos ke final Liga Champions. Penampilan eks pemain AS Roma juga tidak menurun pada musim 2018/19.

Mohamed Salah pun menunjukkan sinarnya bareng timnas Mesir. Dia membawa Mesir lolos ke Piala Dunia 2018. Sukses itu menjadi perayaan besar dan menciptakan Salah jadi inspirasi tidak sedikit anak muda di negaranya. Sayangnya, Salah gagal bercahaya di Piala Dunia 2018 sebab cedera.

Mohamed Salah pun dinilai sebagai di antara representasi figur Muslim dengan pengaruh tinggi di dunia. Meskipun namanya sedang di puncak ketenaran, Mohamed Salah dinilai tetap jadi sosok yang rendah hati dan lucu untuk semua pihak.

Di samping Mohamed Salah, satu nama pemain sepak bola beda yang masuk dalam susunan 100 orang dominan versi Majalah Times ialah Alex Morgan. Dia ialah pemain sepak bola wanita asal Amerika Serikat yang namanya begitu tenar. Alex Morgan pun memiliki tidak sedikit prestasi.

post

Ajax Terapkan Permainan Cerdas Untuk Benam Juventus

Kejutan Ajax Amsterdam di Liga Champions terus berlanjut. Setelah menyingkirkan Real Madrid, sekarang giliran Juventus yang disisihkan oleh Ajax. De Godenzonen dinilai sudah memainkan sepak bola dengan cerdas.

Pada laga melawan Juventus, Ajax dalam posisi yang tidak diuntungkan. Mereka melulu bermain imbang 1-1 pada leg kesatu di kandang. Namun, Ajax rupanya dapat menang 2-1 pada leg kedua yang dilangsungkan di Allianz Stadium.

Pada menit ke-28, Ajax terbelakang lewat gol Cristiano Ronaldo. Namun, mereka dapat menyamakan skor pada menit 34 dari gol Donny van de Beek. Matthis de Ligt kesudahannya meyakinkan kemenangan Ajax lewat gol pada menit ke-67.

Sepak Bola Cerdas

Legenda timnas Belanda, Rafael van der Vaart, menilai Ajax memang bermain lebih baik dibanding Juventus, khususnya pada babak kedua. Di samping itu, pasukan Erik ten Hag pun telah memperagakan sepak bola cerdas.

“Ajax jauh lebih baik dibanding Juventus di babak kedua. Kami berkata tentang pergi ke gym dan menjadi lebih powerful dan cepat. Tapi, mereka seluruh bermain dengan bola. Pada akhirnya, sepak bola cerdas yang menang,” ucapnya pada BBC Sports.

Di balik performa rapi mantan klubnya itu, Rafael van der Vaart menilai terdapat satu pemain yang tampil paling bagus dan pantas mendapat pujian lebih.

“Frenkie de Jong ialah salah satu pemain kesayangan saya malam ni, meskipun dia tidak memainkan permainan terbaiknya,” puji Rafael van der Vaart.

“Mereka bermain seperti suatu tim dan saat Anda bermain tandang di Italia dan penjaga gawang kita tidak melakukan tidak sedikit penyelamatan, maka itu ialah fantastis,” tandas mantan pemain Real Madrid tersebut.

Barcelona vs Ajax di Final

Rafael van der Vaart lantas berharap supaya Ajax berjumpa Barcelona pada laga final. Sebab, menurut keterangan dari pemain yang pun pernah membela Tottenham itu, kedua kesebelasan punya benih gaya bermain yang sama dan bakal seru andai berjumpa di final.

“Saya tidak pernah beranggapan bahwa Ajax dapat melangkah sejauh ini, namun sangat mengasyikkan untuk dapat melihat seluruh orang fobia bermain melawan Ajax,” kata Rafael van der Vaart.

“Johan Cruyff ialah kebanggaan kami dan pemain terbaik yang pernah kami miliki, dan saya paling senang dua timnya [Ajax dan Barcelona] terdapat di semi-final. Saya 100% yakin mereka bakal bermain satu sama beda di final,” tutup Rafael van der Vaart.

post

Zidane Buka Suara Soal Perginya Ronaldo

Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, menyatakan bagaimana teknik klubnya menanggulangi kepergian Cristiano Ronaldo. Pemain asal Portugal ini, kini sudah tidak lagi pemain Real Madrid, namun pertanyaan soal dia masih terus mengganggu Los Blancos.

Kapten Portugal tersebut meninggalkan Real Madrid di akhir musim lalu. Kala itu, ketika rumor mulai beredar, kepergian Ronaldo dirasakan sekadar isu permainan media saja, yang sengaja dilebih-lebihkan untuk mengganggu Madrid.

Tak lama kemudian, Ronaldo ternyata sungguh meninggalkan Real Madrid. Dia memilih Juventus sebagai lokasi baru guna bertualang, dan langsung jadi bintang utama di klub juara Serie A tersebut.

Real Madrid ternyata benar-benar tidak siap menghadapi kepergian Ronaldo. Musim 2018/19 ini berlangsung begitu buruk, Madrid babak belur tanpa pencetak gol andal laksana Ronaldo.

Sudah Pergi

Berdasarkan keterangan dari Zidane, kondisi kehilangan Ronaldo telah tidak dapat diubah lagi. Dia tidak inginkan Madrid terus meratapi kepergian Ronaldo, karena Zidane percaya tidak terdapat pemain beda yang dapat menyamai torehan Ronaldo guna Madrid sekitar sembilan tahun bersama.

“Situasi Cristiano ialah satu urusan yang tidak dapat kami ubah, dia telah pergi. Kami dapat mendatangkan pemain mana pun, dan siapa juga yang datang nanti tidak akan dapat melakukan segala urusan yang telah diperbuat Ronaldo,” tegas Zidane di Realmadrid.com.

“Begitulah hidup, dia telah melakukan tidak sedikit hal hebat di klub ini, dan kami puas memilikinya. Sekarang, dia menginjak babak baru dalam kariernya.”

“Saya lelah menuliskan ini berulang-ulang, kami tidak bakal menjuarai apa juga di akhir musim ini namun kami akan mencoba menyelesaikan musim sebaik mungkin,” lanjut dia.

Pemain Siap Menjawab

Satu sisi positif dari skuat Madrid, mereka seluruh siap menyerahkan yang terbaik walau tidak lagi mempunyai Ronaldo. Bermain tanpa sesuatu yang diperjuangkan memang tidak mudah, terutama untuk klub sebesar Madrid, namun Zidane memastikan mereka akan mencoba mengerjakan yang terbaik.

“Satu urusan yang bagus ialah tidak terdapat pemain yang bersembunyi, mereka semua hendak bermain dan seluruh berlatih dengan baik. Meski tidak mudah, kami mesti mengindikasikan motivasi kami, tidak guna meraih trofi apa pun, namun untuk memblokir musim di peringkat kedua, karena itu dapat mengubah tidak sedikit hal.”

“Kami baru saja melalui pekan yang paling panjang, dengan tidak sedikit sesi latihan, dan ini pekan yang bagus. Kami berjuang semaksimal barangkali untuk menambah kebugaran pemain, pekan laksana ini memberi waktu guna bekerja, dan kami melakukannya dengan baik,” tandas dia.

Gagal Pastikan Juara Liga Prancis Lagi, PSG Malah Dibantai Lille 1-5

Paris Saint-Germain (PSG) guna keduakalinya beruntun gagal meyakinkan diri menjadi juara Liga Prancis.

Pada putaran ke-30 Liga Prancis, 7 April 2019, PSG dapat meyakinkan diri menjadi juara bilamana menang atas Strasbourg.

Namun, bermain di kandang sendiri, PSG hanya mendapatkan hasil imbang 2-2 dengan Eric Maxim Choupo-Moting tidak berhasil menceploskan bola ke gawang yang telah kosong.

Minggu (14/4/2019), PSG pulang memiliki peluang untuk meyakinkan diri menjadi juara Liga Prancis ketika bertamu ke lokasi tinggal Lille.

PSG perlu hasil imbang saja guna meyakinkan Lille, yang menduduki peringkat 2 klasemen, tidak barangkali lagi memburu mereka.

Akan tetapi, pertandingan tersebut ternyata menjadi mimpi yang paling buruk bikin PSG.

Juan Bernat sempat menyamakan skor pada menit ke-11 sesudah Lille unggul lewat gol bunuh diri Thomas Meunier 4 menit sebelumnya.

Namun, Bernat lantas menerima kartu merah menjelang babak kesatu selesai karena mengerjakan pelanggaran pada Nicolas Pepe.

Di babak kesatu, PSG pun sudah kehilangan Thiago Silva (menit ke-16) serta Meunier (24′) sebab cedera.

Bermain dengan 10 orang di babak kedua, gawang PSG dibobol 4 kali oleh Lille lewat Pepe (51′), Jonathan Bamba (65′), Gabriel Magalhaes (71′), dan Jose Fonte (84′).

Bukan tersebut saja derita PSG. Dua gol Kylian Mbappe pun dianulir sebab off-side.

Ini adalahkekalahan terjelek PSG di Liga Prancis sejak dipunyai oleh Qatar Sports Investments.

Terakhir kali Lille dapat mengalahkan PSG ialah ketika masih diperkuat Eden Hazard, yang sekarang menjadi bintang Chelsea, pada musim 2011-2012.

Lebih jauh lagi, ini ialah kali kesatu PSG kejebolan 5 gol dalam pertandingan liga semenjak 2 Desember 2000, ketika mereka kalah 1-5 dari Sedan.

“Kartu merah mengolah semuanya. Kami dapat saja menang dengan 11 orang, namun tidak dengan 10 pemain, lagipula melawan Lille,” kilah pelatih PSG, Thomas Tuchel, laksana dikutip Bolasportsbo dari website resmi klub.

post

Man Utd Bungkam West Ham Berkat Dua Gol Penalti Pogba

Manchester United menghadapi West Ham dalam laga lanjutan pekan 33 Premier League di Old Trafford Sabtu malam WIB dan meraih kemenangan 2-1 atas tamunya. Dalam laga tersebut Paul Pogba mencetak dua gol dari penalti. Sementara tersebut The Hammers melulu mampu memperkecil status melalui Felipe Anderson kemenangan ini menciptakan pasukan Ole Gunnar Solskjaer naik ke peringkat kelima dengan koleksi 64 poin. Ada juga West Ham menghuni peringkat ke-11 dengan raihan 42 poin walau bermain di kandang lawan West Ham tampil mengurangi pada mula babak kesatu.

Manchester United Bungkam West Ham Berkat Dua Gol Penalti Paul Pogba

Arthur Masuaku melepas tembakan dari luar kotak penalti pada menit kedua namun masih melambung di atas mistar gawang. Felipe Anderson sempat menembus gawang David de Gea pada menit ke-10. Namun wasit tidak mengabsahkan gol tersebut sebab sang pemain telah berada dalam posisi off side sebelumnya. Manchester United menemukan tendangan penalti pada menit ke-17 Juan Mata dijatuhkan lawan di kotak penalti oleh Robert Snodgrass. Sebagai eksekutor Paul Pogba dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Ia sukses membobol gawang Lukasz Fabianski dan membawa timnya unggul 1-0.

West Ham punya kans guna menyamakan status pada menit ke-25 melewati Felipe Anderson. Sayangnya sontekan sang pemain belum membuahkan hasil Romelu Lukaku tidak berhasil memanfaatkan kesempatan yang didapatnya pada menit ke-40. Beberapa menit lantas David de Gea menciptakan penyelamatan gemilang dari aksi Felipe Anderson. Tak ada ekstra gol yang tercipta sampai pertandingan babak kesatu usai. Skor 1-0 untuk kelebihan Setan Merah tetap bertahan.

Anak asuh Manuel Pellegrini dapat menyamakan status pada menit ke-49 lewat Felipe Anderson. Pemain asal Brasil itu sukses mencetak gol sesudah memanfaatkan umpan silang Manuel Lanzini. Setelah status menjadi 1-1 Setan Merah mengupayakan membalas. Marcus Rashford mendapat kesempatan pada menit ke63 tetap tandukannya masih melambung di atas mistar gawang West Ham. Empat menit berselang giliran Marcos Rojo yang mendapat peluang. Bek asal Argentina tersebut melepas tembakan dari luar kotak penalti namun masih dapat diamankan oleh Lukasz Fabianski.

Manchester United pulang mendapat penalti pada menit ke 80 sesudah Anthony Martial dijatuhkan Ryan Fredericks di lokasi penalti West Ham. Pogba yang berubah menjadi algojo sukses mencetak gol dari titik 12 pas. Gol tersebut memicu tuan lokasi tinggal untuk menambah kelebihan di 10 menit terakhir laga. Akan tetapi sampai wasit mengembus peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tidak ada ekstra gol yang tercipta.

Susunan Pemain Kedua Tim

  • Manchester United 4-2-3-1: David de Gea, Diogo Dalot, Chris Smalling, Phil Jones, Marcos Rojo (Andreas Pereira 75), Fred, Paul Pogba, Juan Mata (Marcus Rashford 55), Jesse Lingard, Anthony Martial, Romelu Lukaku (Mason Greenwood 76).
  • West Ham 4-2-3-1: Lukasz Fabianski, Pablo Zabaleta (Ryan Fredericks 76), Fabian Balbuena, Angelo Ogbonna, Arthur Masuaku, Declan Rice, Mark Noble, Robert Snodgrass, Manuel Lanzini (Grady Diangana 62), Felipe Anderson, Javier Hernandez (Michail Antonio 73).