post

Son Heungi-Min Jadi Calon Permain Terbaik

John Stones mengaku menciptakan pilihan yang anti mainstream guna gelar pemain terbaik Premier League musim 2018/19. Stones menyatakan tidak memilih kandidat unggulan antara Raheem Sterling maupun Virgil van Dijk sepertiĀ  yang disampaikan dia kepada media situs judi bola resmi .

Jonh Stones ialah bagian dari Asosiasi Pemain Profesional [PFA]. Pemain asal klub Manchester City pun tercebur dalam pemilihan PFA Player of the Year 2019, yang lantas dimenangkan oleh Virgil van Dijk.

Bek tangguh Liverpool tersebut mengalahkan Sterling. Sementara, Sterling sendiri kesudahannya harus puas jadi peraih PFA Young Player of the Year. Gelar tersebut diraih oleh Sterling pada umur yang sudah memasuki 24 tahun.

Pilihan Anti Mainstream

John Stones mengakui bahwa dirinya punya opsi yang bertolak belakang dibanding pemain pada umumnya. Pemain berusia 24 tahun itu menjatuhkan pilihannya pada sosok Son Heung-min, bintang Tottenham yang pun tampil bagus pada musim 2018/19.

“Saya ialah penggemar berat Son Heung-min, dia memang tidak banyak berada di bawah radar. Saya memilih Son Heung-min. Dia spektakuler dan saya senang dengan yang anti mainstream,” ucap John Stones dilansir dari daftar agen bola terpercaya dunia.

Son Heung-min sendiri lumayan menyita perhatian dengan performa apiknya pada musim 2018/19. Meskipun sempat absen di mula musim sebab membela Korea Selatan di Asian Games 2019, dia tetap jadi tumpuan bagi Spurs.

Ketika Harry Kane merasakan cedera dan tidak dapat bermain, Son Heung-min jadi solusi untuk lini serang Spurs. Hingga pekan ke-36, pemain dengan julukan Sonaldo tersebut telah mencetak 12 gol di Premier League.

Kagumi Raheem Sterling

Meskipun menjatuhkan opsi pada Son Heung-min, John Stones tetap kagum pada Raheem Sterling. Untuk mantan pemain Everton, teman satu timnya itu telah berhasil melakukan tidak sedikit hal pada musim 2018/19. Bukan melulu di atas lapangan, tapi pun di luar.

“Raheem sudah menyelesaikan tidak sedikit hal pada musim ini, sejumlah di antaranya di luar sepak bola. Itu ialah sesuatu yang bagus.”

“Bagaimana dia membela apa yang diandalkan dan dia masih dapat keluar dan mengerjakan apa yang dia miliki. Itu ialah hal yang mengagumkan untuk saya. Tapi, saya pun kagum sebab dia sudah mencetak tidak sedikit gol,” ulas John Stones.

post

De Gea Blunder Lagi, Solskjaer Pasang Badan

David de Gea pulang membuat kekeliruan yang menyebabkan bobolnya gawang Manchester United. Meskipun begitu, manajer Ole Gunnar Solskjaer tetap pasang badan guna sang penjaga gawang andalan.

De Gea tampil buruk pada laga melawan Barcelona, Everton dan Man City secara beruntun. Dia juga berada dalam tekanan. Bahkan, sejumlah pengamat meminta supaya Solskjaer mencadangkan De Gea pada laga kontra Chelsea.

Namun, pada Minggu (28/4) malam, De Gea tetap jadi tumpuan di bawah mistar United ketika berjumpa Chelsea. Pemain 28 tahun ini menciptakan satu kesalahan, walau pada sejumlah momen pun membuat aksi gemilang.

Solskjaer Pasang Badan

United kecurian pada menit ke-43 lewat gol Marcos Alonso. Gol ini tidak lepas dari blunder yang diciptakan oleh De Gea. Penjaga gawang asal Spanyol tersebut gagal menciduk tendangan jarak jauh Antonio Rudiger.

Bola sepakan Rudiger seharusnya dapat ditangkap dengan baik oleh eks Atletico Madrid tersebut. Namun, bola malah lepas dari tangkapannya dan disambut dengan sempurna oleh Marcos Alonso.

“Dia tahu bahwa dia dapat menangkap tendangan itu tapi laksana itulah sepak bola. David de Gea ialah orang yang senang bermain dan saya bakal bicara dengannya. Dia bakal merespon dengan teknik yang bagus,” ucap Solskjaer pada Sky Sports.

“David sudah mengerjakan hal yang sangat spektakuler untuk klub. Kami bakal saling mendukung. Tidak terdapat kesempatan untuk siapa pun guna saling menyalahkan atas kekalahan ini,” sambung Solskjaer.

Cadangkan De Gea?

Menyusul kekalahan, pun blunder yang pulang dibuat, De Gea disarangkan guna segera diparkir oleh Solskjaer. Apalagi, lelaki asal Norwegia itu masih punya Sergio Romero di pilihan kedua. Namun, Solskjaer tidak punya rencana mencadangkan De Gea.

“Tidak [perlu mencadangkan De Gea]. Reaksi yang dia tunjukkan sesudah laga melawan Man City bagus dan saya percaya padanya.”

“Kami mengerjakan hal yang sama melawan Man City dan mengawali laga dengan baik. Tapi, hari ini kami tidak pernah menemukan ritme lagi. Kami perlu tempo yang lebih tinggi tampil kami tak pernah mendapatkannya,” tandas Solskjaer.

post

Kalahkan Levante, Barcelona Raih Gelar La Liga

Tidak perlu menantikan laga terakhir untuk dapat mengetahui siapa yang jadi juara La Liga musim 2018/19. Sebab, Barcelona telah meyakinkan gelar juara La Liga saat memasuki pekan ke-35.

Ya, kemenangan Barcelona dengan skor 1-0 atas Levante pada laga yang dilangsungkan di Camp Nou, Minggu (28/4) pagi-pagi sekali WIB meyakinkan mereka jadi juara. Gol tunggal Barca dicetak oleh Lionel Messi.

Gol dari La Pulga itu sekaligus jadi pertanda bahwa Barcelona sah jadi juara La Liga. Barca menyudahi asa Atletico Madrid, yang sejak mula musim berlomba untuk memperebutkan gelar juara La Liga musim ini.

Tambahan tiga poin yang diraih Barca menciptakan mereka sekarang mengumpulkan 83 poin dan sedang di puncak klasemen. Atletico terdapat di posisi kedua dengan 74 poin. Kedua kesebelasan berselisih sembilan poin. Masih terdapat tiga laga yang belum dimainkan.

Dengan tiga laga tersisa, Atletico masih dapat menyamai raihan poin Barcelona. Namun, pasukan Diego Simeone dan sejawat tidak dapat menggusur posisi Barca di puncak klasemen. Sebab, Barca unggul head to head dari Atletico Madrid.

Musim Belum Selesai

Kendati telah meyakinkan gelar juara La Liga musim 2018/19, musim ini masih belum usai guna Barcelona. Masih terdapat dua gelar yang mesti diperebutkan oleh Lionel Messi dan kawan-kawan yaitu di Copa del Rey dan Liga Champions.

Pada laga final Copa del Rey, Barca bakal berjumpa Valencia. Laga ini akan dilangsungkan pada Sabtu (25/5) yang bakal datang di Estadio Benito Villamarin.

Sementara itu, di Liga Champions, Barca sekarang telah melangkah sampai babak semifinal. Klub asal Catalan bakal ditantang oleh Liverpool, finalis musim 2017/18 lalu. Laga leg kesatu akan dilangsungkan di Camp Nou pada Kamis (2/5) pekan depan.

Sementara, laga semifinal leg kedua akan dilangsungkan di Anfield pada Rabu (8/5) mendatang.

post

Tidak Terima PSG Tersingkir, Neymar Dihukum

Badan sepak bola Eropa UEFA menyimpulkan untuk menjatuhkan sanksi larangan bermain dalam tiga laga di pentas Eropa untuk bintang PSG, Neymar.

Sanksi ini diterima Neymar berhubungan komentar yang ia bikin usai timnya disingkirkan Manchester United secara mengharukan dari Liga Champions sejumlah waktu lalu.

PSG tersingkir karena penalti Marcus Rashford di akhir laga. Hadiah penalti sendiri diserahkan wasit untuk United setelah mengerjakan konsultasi dengan kesebelasan VAR. Dalam tayangan ulang, Presnel Kimpembe terlihat merintangi lajur tendangan Diogo Dalot dengan tangannya.

PSG yang sebetulnya sudah unggul 2-0 di leg kesatu pun darurat gagal melaju ke perempat final sesudah kalah dalam agresivitas gol tandang.

Kemarahan Neymar

Sesaat sesudah laga berakhir, Neymar yang menonton dari tribune mengupayakan mengungkapkan kekesalannya. “Itu memalukan!” tulis Neymar di Instagram Stories beserta cuplikan gambar tayangan ulang VAR.

“Dan UEFA masih memilih empat orang yang tak tahu apa-apa soal sepak bola guna meninjau ulang keputusan VAR melewati gerakan lambat… handsball tersebut tidak pernah ada!” lanjutnya.

“Bagaimana bisa kamu melakukan handball yang datang dari belakang anda? Ahh.. urus saja dirimu sendiri!” tutupnya.

Keputusan UEFA

Setelah insiden tersebut, UEFA menyimpulkan untuk mengerjakan penyelidikan sebelum lantas mendakwa Neymar.

Pada Jumat (26/4), UEFA pun menerbitkan keputusan guna menghukum Neymar sekitar tiga laga. Alhasil, pemain asal Brasil tersebut tak akan dapat tampil dalam tiga laga penyisihan grup Liga Champions musim depan.

Neymar sendir baru saja pulang bermain dalam laga kontra AS Monaco pekan kemudian usai sempat absen lama sebab cedera.

post

Klopp Iri Melihat Foto Mohamed Salah

Mohamed Salah menghadiri acara gala bergengsi majalah TIME di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/4/2019) lalu. Bintang Liverpool sudah dinobatkan salah satu 100 orang paling dominan pada 2019.

Acara tersebut menciptakan Mohamed Salah bersanding dengan sebanyak nama besar di dunia selebriti. Mereka antara beda Rami Malek, Taylor Swift, dan Jimmy Fallon.

Tapi potret Salah dengan aktris Emilia Clarke – pemeran Daenerys Targaryen dalam drama angan-angan Game of Thrones – pada acara itu yang menjadi pembicaraan. Foto tersebut viral di media sosial.

Hal ini tak luput dari perhatian Manajer Liverpool Jurgen Klopp. Secara bercanda, ia menyatakan juga hendak bertemu Clarke yang familiar dengan perannya sebagai ibu naga sekiranya mendapat undangan.

“Perjalanannya tidak terdapat masalah,” kata Klopp ketika ditanya wartawan soal perjalanan Mohamed Salah mungkin mengakibatkan gangguan untuk Liverpool. “Akan lebih masalah andai mobilnya bobrok dan dia mesti berlangsung dari sini!”

Ingin Bertemu Targaryen

“Dia melewatkan satu sesi. Hari ini [Kamis] dia dalam pelatihan dan semuanya baik-baik saja lagi. Saya melihat sejumlah foto, dan dia tampak berkilauan dengan tuksedo-nya. Wow,” ucap Klopp.

“Dia bertemu tidak sedikit orang terkenal. Ny. Targaryen, eh? Dia pun ada di sana. Jika dia bertanya padaku, barangkali aku bakal bergabung dengannya! Itu sangat unik dan kini dia kembali, seluruh baik-baik saja.”

“Saya paling bangga, sebab orang-orang di sepak bola, anda jelas di televisi, di tidak sedikit surat kabar, dan mayoritas waktu anda tidak mengatakan hal-hal yang paling cerdas.”

Puji Salah

“Tapi, Mo ialah orang yang paling cerdas dan perannya paling berpengaruh. Dia mengatakan sejumlah hal yang paling bagus dan menginspirasi, semoga, sejumlah orang di satu sisi memikirkan sejumlah hal dan di sisi beda dia menciptakan orang beda sadar,” ujar Klopp.

“Di dunia ketika ini, sangat urgen bahwa kita mempunyai orang-orang laksana Mo. Jelas tersebut bukan kegiatan kesatunya, tetapi urgen bahwa ia mempunyai pendapat dan bahwa ia menciptakan pendapatnya terbuka.”

“Saya benar-benar baik-baik saja, kami selalu menuliskan sepak bola bukan urusan yang sangat penting di dunia, tetapi saat Anda dapat membuktikannya, Anda mesti sedang di sana.” pingkas Klopp.

post

Luka Jovic Sebentar Lagi Dalam Genggaman Madrid

Real Madrid dinamakan sudah tentu mendapatkan striker muda berbakat kepunyaan Eintracht Frankfurt, Luka Jovic. Kabarnya, Jovic terus semakin dekat ke Bandar Bola Terpercaya , diskusi transfernya telah menginjak babak krusial.

Menukil Marca, Los Blancos tengah menjalani misi menggali striker yang tepat. Mereka membutuhkan striker muda potensial yang dapat berkembang sejumlah tahun ke depan dan tidak mengganggu kontribusi Karim Benzema yang masih dipercaya.

Sebab itu, Madrid percaya Jovic adalahpemain yang tepat guna memenuhi kelompok tersebut. Jovic baru berusia 21 tahun tetapi telah jadi di antara pencetak gol terbanyak di Bundesliga musim ini.

Lebih Dekat ke Madrid

Madrid sebetulnya bukanlah satu-satunya klub yang membidik Jovic. Sejumlah klub besar laksana Barcelona dan sejumlah klub Inggris pun mengincarnya, namun Jovic lebih memilih Madrid.

Hal ini dikatakan langsung oleh direktur sepak bola Eintracht Frankfurt, Fredi Bobic. Berdasarkan keterangan dari dia, tawaran dari klub sebesar Madrid memang susah ditolak.

“Ada bisa jadi besar bahwa Jovic akan bergabung dengan Real Madrid,” tutur Bobic.

“Saya bercita-cita dan hendak dia bertahan di Eintracht, namun saya pun bersikap realistis dan mengetahui bahwa saat klub laksana Real Madrid mengharapkan dia maka kami tidak punya kesempatan menahannya.”

Pesona Jovic

Komentar Bobic ini seakan-akan membalas semua spekulasi yang telah beredar dalam sejumlah pekan terakhir. Madrid dinamakan dalam posisi terdepan guna mendapatkan Jovic, dan Bobic mengonfirmasinya,.

Pemain 20 tahun ini menculik perhatian sesudah mencetak 17 gol di Bundesliga sejauh ini. Dia pun menyumbangkan delapan gol guna Frankfurt di Liga Europa dan menolong mereka hingga di semifinal.

Frankfurt baru saja mempermanenkan Jovic dari Benfica sejumlah waktu lalu, dan sekarang mereka siap menjualnya ke Real Madrid. Kabarnya, klub asal Jerman tersebut menuntut 60 hingga 70 juta euro.

post

Sepi Peminat, Real Madrid Akan Pinjamkan Bale

Real Madrid hendak merombak skuatnya di musim panas 2019. Lini serang menjadi di antara bagian yang ingin diolah Los Blancos.

Salah satu pemain yang masuk rencana Real Madrid ini ialah Gareth Bale. Winger asal Wales itu akan dijual di bursa transfer musim panas.

Real Madrid juga telah memutuskan harga Bale, yakni 130 juta euro atau selama Rp 1,95 triliun. Berdasarkan keterangan dari Los Blancos, harga tersebut layak guna pemain yang masih berada di umur emas.

Namun, Bale menegaskan tidak hendak meninggalkan Real Madrid. “Dia paling senang di sini. Gareth ialah pemain Real Madrid dan ketika ini tidak beranggapan untuk pulang ke Inggris,” kata Jonathan Barnett, agen Bale, untuk Stasiun TV Spanyol Cuatro.

Dipinjamkan

Dengan harga menjangkau Rp 2 triliun, tidak mudah untuk Real Madrid menggali klub yang hendak membeli Bale. Karena itu, Madrid sudah menyiapkan pilihan lain.

Seperti dikutip Marca, Senin (22/4/2019), Real Madrid bakal meminjamkan Bale laksana James Rodriguez ke Bayern Munchen. Gelandang timnas Kolombia tersebut dikontrak Munchen dua tahun dengan kedudukan pinjnaman. Dalam kontrak itu, Munchen melulu perlu menunaikan ke Madrid sebesar 5 juta euro atau selama Rp 76,6 miliar per musim.

Tidak melulu itu, raksasa Bundesliga ini pun membayar gaji James, yakni sebesar 8 juta euro atau selama Rp 122,6 miliar pada tahun kesatu dan 8,2 juta euro atau selama Rp 125,7 miliar di musim berikutnya. Munchen bakal dikenakan ongkos transfer sebesar 35 juta euro bila hendak permanenkan Bale.

Cara laksana ini yang akan dipungut Real Madrid andai upaya memasarkan Gareth Bale tidak membuahkan hasil.

Prioritas

Gareth Bale sudah kehilangan sokongan dari fans Real Madrid. Di samping itu, media Spanyol pun mengkritik sikap Bale ketika laga melawan Levante, Maret lalu. Saat itu, ia menampik merayakan golnya dari titik penalti bareng rekan setimnya.

Kiper Real Madrid Thibaut Courtois pun mengkritik Bale lantaran tidak menghadiri santap malam tim. Sementara eks pelatih Real Madrid John Toshack menyinggung Bale butuh belajar bahasa Spanyol untuk mengindikasikan rasa hormat untuk para fans.

Di samping hubungan yang dingin dengan fans dan teman setim, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane pun sudah meminta untuk manajemen klub guna memprioritaskan penjualan Bale pada musim panas 2019.

post

Tottenham Yakin Bisa Pertahankan Eriksen

Tottenham Hotspur meyakini dapat mencegah Cristian Eriksen gabung dengan Real Madrid. Soalnya, Spurs yakin Eriksen akan segera menandatangani kontrak panjang baru.

Seperti dikutip Goal, negoisasi kontrak antara Tottenham dengan Eriksen terus berlangsung. Gelandang Spurs yang kontraknya berakhir di 2020 memang terus dikaitkan dengan Real Madrid.

Namun Tottenham terus mendekati Eriksen guna membujuknya supaya mau perpanjang kontrak. Bahkan negoisasi sudah dilangsungkan selama setahun terakhir ini.

Sebagai pancingan, Tottenham hendak menaikkan gaji Eriksen sampai dua kali lipat. Semula gelandang enerjik asal Denmark ini menemukan gaji 75 ribu pounds dalam sepekan, bakal naik menjadi 100 ribu pounds.

Tottenham hendak masa depan Eriksen tetap di London. Mereka juga hendak menyamakan gaji gelandang asal Denmark tersebut dengan rekannya Dele Alli sehingga dapat terhindar dari bukukan Real Madrid.

Khawatir

Awalnya, Tottenham memang cemas Eriksen akan hengkang. Soalnya percakapan antara klub dengan Eriksen sempat mandeg di mula tahun.

Dia juga jadi sorotan sebab Real Madrid punya minat mendapatkan tanda tangan pemain berusia 27 tahun ini. Goal mengadukan pembicaraan kontrak antara Tottenham dengan Eriksen ketika ini berlangsung mulus.

Di luar negoisasi kontrak, Tottenham pun harus dapat meyakinkan Eriksen bila masa depannya terdapat di Liga Inggris. Tottenham mesti meyakinkan dulu dapat lolos ke Liga Champions musim depan sebab posisi mereka belum aman.

Andalan Pochettino

Eriksen pastinya sangat hendak Eriksen bertahan di Tottenham musim depan. Dia ingin supaya kartu asnya tersebut bertahan di klub asal London tersebut.

“Tentu dia tipikal pemain yang klub hendak pertahankan di masa mendatang, namun kami kini harus fokus. Pemain laksana dia selalu konsentrasi dan hendak memberi penampilan terbaik,” ujarnya.

post

Begini Kondisi Pemain MU Usai Di hantam Barcelona

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menyinggung bahwa semua pemainnya telah menghapus kekalahan dari Barcelona di perempat final Liga Champions dari memori mereka. Saat ini, skuat MU konsentrasi sepenuhnya pada Premier League dan berjuang memenuhi target mereka di saldo musim ini.

MU akan melawat ke markas Everton pada laga lanjutan Premier League, Minggu (21/4) malam WIB besok. Pertandingan tersebut jelas tidak mudah. MU mesti meraih poin sarat untuk terus berlomba mengamankan peringkat empat besar di akhir musim nanti.

Betapa tidak, kompetisi empat besar musim ini begitu sengit. Ada empat kesebelasan kuat yang memperebutkan dua lokasi tersisa. Artinya, kesebelasan mana juga yang lengah terlebih dahulu mesti menunaikan mahal dengan tidak bermain di Liga Champions musim depan.

Tetap Percaya Diri

Kegagalan di Liga Champions masih begitu terasa. Tengah pekan ini, MU takluk 0-3 ketika melawat ke Camp Nou, dan tersingkir dengan agregat 0-4. Kekalahan tersebut memang menyakitkan, namun Solskjaer mempercayai timnya tidak perlu terlampau kecewa. Bagaimanapun, MU yang kini memang belum layak dikomparasikan dengan Barcelona.

“Tentu saja ketika kamu kalah, kamu tidak senang, kamu tidak menyukainya, namun saya rasa keyakinan diri kami tidak butuh runtuh sesudah disingkirkan Barcelona,” tegas Solskjaer untuk Sky Sports.

“Itu hanyalah fakta yang menyadarkan kami soal posisi kami ketika ini. Kami telah memainkan peran kami pada dua pertandingan itu, terutama di leg kesatu dan pada mula laga di Barcelona, dan kami tahu kami tidak terlampau tertinggal.”

“Namun, masih terdapat perjalanan yang butuh kami lalui karena mereka menang telak hingga akhir,” lanjutnya.

Fokus ke Everton

Lebih lanjut, Solskjaer menegaskan bahwa ketika ini skuatnya hanya konsentrasi pada pertandingan melawan Everton besok. Dia tahu laga ini bakal sulit, dan satu-satunya teknik untuk menang ialah dengan bermain bareng sebagai kesebelasan yang konsentrasi mengejar kemenangan.

“Everton akan jadi laga yang berat, tetapi andai kami dapat berkonsentrasi dan menyusun tim guna bertahan bersama, menyerang dengan baik, mengejar aliran permainan kami, saya yakin kami dapat mendapatkan hasil yang positif.”

“Setiap pemain telah mengalihkan konsentrasi mereka pada pertandingan ini. Kami mesti bertindak bareng dan seluruh pemain kami fokus. Kami merasakan pertandingan Kamis [vs Barca] kemarin, dan telah ada waktu mencairkan diri untuk pemain yang tampil,” tandasnya.

post

Luka Jovic Ke Real Madrid, Frankfurt Dapat Durian Runtuh

Real Madrid dikabarkan paling meminati Luka Jovic. Striker Eintracht Frankfurt itu menjadi di antara prioritas utama Los Blancos di bursa transfer musim panas 2019.

Real Madrid terpikat dengan penampilan Jovic pada musim ini. Ia sudah mencetak 25 gol, delapan di antaranya di Liga Europa.

Frankfurt tak keberatan melepas Jovic ke Real Madrid. Sebab dengan menjualnya ke klub raksasa Spanyol itu, Frakfurt akan mendapat deviden yang paling besar.

Frankfurt menyebabkan Jovic dari Benfica secara permanen pada pekan ini. Klub Bundesliga itu melulu mengeluarkan ongkos sebesar 8 juta euro atau selama Rp 126 miliar.

Sementara itu, seperti dikutip Football Espana, Jumat (19/6/2019), Real Madrid berani menyerahkan 70 juta euro atau selama Rp 1,1 triliun untuk Frankfurt guna striker kelahiran Bosnia itu. Ini berarti harganya naiknya selama sembilan kali lipat.

Diminati Barcelona

Di samping Real Madrid, Luka Jovic juga digemari oleh Barcelona. El Mundo Deportivo mengklaim Barcelona hingga mengutus Eric Abidal dan Ramon Planes untuk menyaksikan permainan Jovic ketika timnas Serbia menghadapi Portugal, Maret lalu.

Tak melulu itu, Abidal, Planes, dan Pep Segura pun melanjutkan menonton penampilan Jovic ketika Frankfurt mengungguli Inter Milan di Liga Europa. The Guardian dalam laporannya mengklaim Barcelona siap menunaikan 50 juta euro atau selama Rp 785 miliar guna Jovic.

Tidak Tertarik ke Barcelona

Milan Jovic, ayah Luka Jovic, mengaku putranya tidak tertarik bergabung dengan Barcelona. “Luka punya tidak sedikit tawaran, salah satunya ialah Barca. Tapi, dia tidak tertarik sekarang,” kata Milan untuk Bild.

“Dia tidak yakin mendapat menit bermain di Barca. Yang benar ialah Luka hendak tetap di Bundesliga dan membawa Eintracht lolos ke Liga Champions,” tandasnya.