Balita 3 Tahun Dijual Untuk Taruhan Casino

Balita 3 Tahun Dijual Untuk Taruhan Casino

Kasus perdagangan manusia hingga saat ini masih menjadi salah satu permasalahan yang tidak kunjung selesai. Di china balita 3 tahun dijual untuk bertaruh casino yang ada di Makau. Tersangka yang bernama Aming diduga berhutang kepada casino sebesar 110 ribu yuan atau sekitar 255 juta rupiah.

Dia memasang taruhan dengan jumlah yang sangat besar hingga tidak sanggup untuk membayar pinjaman yang ia gunakan untuk bertaruh di casino Makau. Aming tidak sanggup membayar hutangnya, dan ia melakukan tindakan yang tidak pantas untuk dilakukan seorang ayah.

Aming tidak sungkan menjual anaknya kepada pasangan suami istri yang tidak memiliki keturunan itu untuk membayar hutang. Ia menjual anaknya kepada pasangan suami istri tersebut dengan harga, 250 ribu yuan atau setara dengan 580 juta rupiah.

Balita 3 Tahun Dijual Untuk Taruhan Casino Makau

Balita 3 tahun itu tinggal hanya bersama ayahnya tanpa adanya seorang ibu. Dikarenakan ayah dan ibunya telah lama bercerai ketika balita tersebut berusia 2 tahun. Kasus ini diketahui pihak kepolisian china dikarenakan mantan istri aming melaporkan kepihak kepolisian china.

Pihak kepolisian china langsung melakukan tindakan dengan mencari aming diseluruh casino di daerahnya. Dan ia ditemukan disalah satu casino terbaik disana, dengan membawa uang tunai sebanyak 120ribu yuan untuk bermain game baccarat disana.

Dikarenakan kasus perdaganan manusia aming dijerat hukuman 25 tahun penjara dan diberikan sanksi dendan sebesar 200ribu yuan atau setara dengan 461 juta rupiah. Dan pasangan suami istri diberikan hukuman 10 tahun penjara.

Menurut kesaksian dari mantan istri aming, saat ia berkunjung untuk menemui anaknya. Ia tidak melihat anaknya dimanapun dan bertanya kepada mantan suaminya. Namun Aming tidak mau mengakui apa yang ia perbuat kepada mantan istrinya.

Geram dengan perlakuan suaminya yang tidak mau memberitahukan dimana anaknya ia segera melaporkan kepihak kepolisian hingga akhirnya aming mengakui perbuatnya. Saat ini balita tersebut sudah diamankan dan dirawat oleh ibunya.

Dengan adanya kasus seperti ini diharapkan seluruh warga china tidak melakukan hal yang serupa jika tidak ingin menerima hukuman penajara ataupun denda. Dan kepolisian china lebih berhati – hati dan waspada agar kasus seperti ini tidak terulang.

Berita ini dilangsir dari salah satu situs berita terbesar di China yang membahas semua berita tentang kasus – kasus yang terjadi di china.

Share this post